DO's and DON'ts When You're Proposing

Category: Rupa-Rupa
Print

Sebelum Anda berlutut dihadapan si dia untuk memintanya menjadi pendamping hidup, ada baiknya Anda membaca petunjuk berikut ini terlebih dahulu.

 

Do:


1. Do talk about marriage

Sebelum melamar si dia, pastikan Anda pernah membicarakan hal tersebut dengannya. Lakukan pembicaraan ini disaat yang santai dan Anda berdua sedang dalam kondisi yang nyaman baik fisik maupun mental. Bila memungkinkan, Anda pun harus sedikit menyinggung masalah anak dalam pembicaraan ini. Pastikan usaha Anda untuk melamarnya tak akan menjadi kejutan yang tak menyenangkan karena Anda belum pernah menyinggung niatan ini sebelumnya.

2. Do make it surprise
Meskipun Anda sudah pernah mengatakan tentang pernikahan, saat melamar adalah saat yang perlu dilakukan juga. Dan buatlah hal tersebut layaknya kejutan. Jangan berpikir karena Anda sudah pernah membahas tentang pernikahan dan pasangan Anda menyetujuinya, maka momen melamar tidak diperlukan lagi.

3. Do find the right ring
Cincin yang akan Anda masukkan ke jari pasangan Anda kemungkinan besar akan selalu melingkar manis disana. Itu sebabnya mintalah saudara atau orang tua si dia untuk memberi masukan seperti apa cincin yang dia sukai. Mulai dari bentuk, ukuran, dan jenis bahan cincin.

4. Do allowed her if she wants to pick the engagement ring
Sekarang ini bila Anda membeli sepasang cincin kawin, Anda bisa meminta cincin sementara untuk keperluan propose. Setelah momen penting itu berlaku, Anda bisa kembali ke toko tempat Anda akan membeli cincin dan mengajak pasangan Anda untuk memilih cincin yang disukai dan sama-sama Anda sepakati.

5. Do talk to her parents
Bila Anda ingin pernikahan Anda direstui, maka Anda harus memberanikan diri mengajukan niat Anda untuk menikahi pasangan Anda kepada orang tuanya. Lakukan itu sebelum Anda melakukan lamaran yang sebenarnya kepada si dia.

6. Do find a romantic and private place
Pilih tempat yang romantis dan jika mungkin memiliki kenangan manis bagi Anda berdua. Yang pasti, jangan lakukan itu ditempat yang terlalu ramai, karena bisa menimbulkan suasana canggung dan kurang nyaman bagi Anda berdua.

7. Do be creative
Marriage proposal
adalah momen di mana Anda akan dikenang oleh pasangan Anda. Seberapa berkesan hal yang Anda berikan di hari itu, tidak akan pernah dilupakan olehnya. Karena pada dasarnya wanita hanya ingin dirinya merasa istimewa, terutama dalam satu hal ini. Maka dari itu, lakukanlah sekreatif mungkin.

8. Do drop on your knee
Ya, sekarang memang sudah bukan tahun 1950-an lagi. Namun ada sebuah pesan kuat yang tersirat pada saat Anda berlutut dihadapannya dan memintanya untuk menikahi Anda. Itu  menunjukkan betapa Anda dengan sepenuh hati mengasihinya dan betapa Anda serius terhadap setiap kata yang Anda ucapkan, meski bisa jadi Anda ucapkan dengan terbata-bata.

9. Do tell her why you want to marry her
Tidak sederhana mengatakan ‘Will you marry me?’ saja. Jelaskan alasan Anda melakukan itu semua. Anda harus mampu meyakinkan si dia bahwa dirinya adalah the one untuk Anda dan begitu pula sebaliknya. Yakinkan juga ia bahwa menikah dengannya adalah sebuah kehormatan bagi Anda. Bila Anda tipe yang romantis. Anda boleh meminjam kalimat pamungkas. Misal, “Kamu membuat hidup saya lebih menyenangkan dan saya tak pernah membayangkan jika harus melewati hari-hari saya tanpa kamu” atau “ Betapa menyesalnya saya suatu hari nanti bila tidak melakukan ini sekarang”. Kurang lebih seperti itu.

10. Do share the news
Setelah melewati momen propose, hubungi teman-teman dan saudara Anda untuk memberitahu kabar gembira ini. Tindakan ini adalah sebuah ungkapan bajwa mereka adalah orang-orang kepada siapa Anda ingin berbagi kebahagiaan.

 

 

Don’t:

1. Don’t make it in public
Jangan Anda berpikir bahwa semua wanita di dunia ini ingin dilamar didepan umum dan keramaian. Kebanyakan wanita hanya ingin momen ini spesial. Artinya, mereka tak ingin dilamar didepan umum. Lagipula Anda sendiri yang akan malu jika ternyata ia menolak, bukan?

2. Don’t propose at a sports game
Kenapa begitu? Event olahraga adalah tempat yang sangat berisik dan ramai. Sekalipun pasangan Anda adalah penggemar berat salah satu cabang olahraga, melamar si dia sebaiknya jangan disaat ini. Karena konsentrasi atau pun perhatian pastilah tidak sepenuhnya terfokus kepada apa pun yang Anda lakukan untuk dia hari itu.

3. Don’t do it in front of her family
Bila Anda berpikir akan dianggap sebagai pemberani karena melakukan didepan orang tuanya, lebih baik Anda berpikir seklai lagi. Melakukan ini didepan orang tuanya hanya akan membuat Anda diserbu dengan  berbagai pertanyaan tentang tanggal, acara, dan segala macam hal tentang pernikahan Anda kelak. Jika Anda tak siap, hal ini bias menimbulkan stress yang pasti tidak ingin Anda alami. Lakukan hanya saat Anda berduaan dengannya. Masalah memberi tahu orang tua, bias Anda lakukan sesegera mungkin setelah lamaran Anda diterima oleh pasangan Anda.

4. Don’t make it too complicated
Jangan terlalu dipusingkan dengan hal-hal kecil saat melakukan propose. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, yang terpenting adalah kata-kata pamungkas  Anda dan buatlah itu seromantis mungkin. Percayalah saat Anda menyatakan kata-kata ‘Will you marry me?’ pasanga Anda tidak akan memperhatikan apa pun juga selain Anda dan kata-kata berikutnya.

5. Don’t push her too much
Jangan memaksa atau mendesak pasangan untuk segera menjawab pertanyaan Anda saat itu. Terkadang wanita perlu waktu untuk memikirkan jawaban yang akan diberikan. Perlu waktu untuk memutuskan siap atau tidakkah ia untuk menghabisakan selutuh sisa usianya bersama seseorang yang baru dikenalnya beberapa tahun ataubulan.

6. Don’t propose too early in the relationship
Masa berpacaran memang diperlukan untuk saling beradaptasi dan memahami karakter serta kebiasaan satu sama lain. Itu sebabnya, jangan melamar terlalu cepat. Anda atau pun pasangan dijamin akan dibikin terkejut bila kelak melihat ternyata setelah menikah banyak hal yang berubah dan tidak seperti yang diharapkan.
Just take it slow (but sure)!